Beban kerja operator madrasah cukup berat karena mereka bertanggung jawab atas berbagai tugas administratif dan teknis.
Berikut ini beberapa tugas utama operator madrasah:
1. Administrasi Data Sekolah
- Mengelola data siswa, guru, dan tenaga kependidikan di sistem EMIS.
- Memastikan data madrasah selalu diperbarui dan valid.
2. Pendataan dan Pelaporan
- Menginput dan memperbarui data di EMIS, VervalPD, VervalPTK, dan platform lain dari Kemenag.
- Menyusun laporan berkala terkait data siswa, guru, dan sarana prasarana.
- Menyusun rapor siswa melalui aplikasi Rapot Digital Madrasah (RDM)
3. Pengelolaan Bantuan dan BOS
- Menginput dan memverifikasi data penerima BOS/Bantuan lainnya.
- Membantu penyusunan laporan keuangan BOS melalui aplikasi e-RKAM.
4. Pengelolaan Aplikasi Pendidikan
- Mengoperasikan berbagai aplikasi seperti SIMPATIKA, e-RKAM, dan lainnya.
- Menyediakan data untuk berbagai keperluan akreditasi melalui SISPENA.
5. Layanan Kepegawaian dan Siswa
- Mengurus keperluan administrasi guru seperti NUPTK, Sertifikasi, dan Tunjangan melalui SIMPATIKA dan Verval PTK.
- Memfasilitasi pembuatan dokumen siswa seperti ijazah, NISN, dan mutasi.
6. Dukungan Teknis
- Mengatasi permasalahan teknis dalam sistem IT di madrasah.
- Membantu implementasi pembelajaran berbasis teknologi dan penilaian berbasis komputer seperti program ANBK dan AMBK.
Dengan beban kerja yang besar, operator madrasah sering bekerja di luar jam kerja dan harus selalu sigap menghadapi perubahan kebijakan dari Kemenag. Ada tantangan besar, tetapi juga peran yang sangat penting dalam kemajuan madrasah.
Operator Kuat, Madrasah Hebat





















