About

{getContent} $results={3} $label={Paid Blogger Template Download For Free} $type={grid}

13 jalan menuju sukses bagi perempuan masa depan.


Perempuan saat ini harus siap menghadapi perubahan nilai2 yang ada di masyarakat. Dalam masyarakat yang sedang berubah, ada tekanan yang menimbulkan ketegangan, panik, sedih, juga kegembiraan yang tak terkendali, kata Dr.Hj.Endang Pudjiastuti Untung, M.Pd, psikolog, pemerhati masalah perempuan, pemilik praktik psikologi dan pengembangan pribadi “Anugrah Aji”. Untuk itu, perempuan diharapkan mampu mengembangkan potensi dirinya baik untuk kepentingan pribadi, atau sebagai ibu, istri dan anggota masyarakat. Dalam menyongsong masa depan yang penuh ketidakpastian, perempuan harus belajar dan belajar. Tigabelas cara yang dianjurkan Endang ;

  1. Mengembangkan sikap mental positif yang ujungnya memberikan kepuasan batin, untuk mengganti pikiran negatif yang merusak diri.
  2. Memastikan tujuan, di kantor, kehidupan rumah tangga, masyarakat, membuat individu mampu menentukan langkah selanjutnya.
  3. Bekerja maksimal bahkan melebihi yang harus dikerjakan, hasilnya pun akan melebihi yang diterima selama ini.
  4. Belajar dari kekalahan dan kegagalan. Kekuatan akan tumbuh dari kelemahan, sementara kegagalan bisa mendorong seseorang melakukan usaha istimewa. Jika gagal katakan pada diri,”Saya tidak akan melakukan kesalahan itu lagi.”
  5. Inisiatif pribadi, berusaha kreatif dalam melakukan sesuatu dan bersemangat untuk mengatakan pada diri, “Ayo, jalan terus.”
  6. Memiliki antusiasme, suatu kondisi atau pikiran yang penuh semangat, sekaligus memberi inspirasi pada seseorang untuk bertindak. Semangat tsb mudah menular dan mempengaruhi siapa saja yang berhubungan dengan pemilik antusiasme ini.
  7. Memiliki kepribadian menyenangkan. Untuk memiliki kepribadian ini kita sendiri yang memutuskan apakah ini menjadi orang menyenangkan atau sebaliknya. Namun, percayalah, memiliki kepribadian menyenangkan juga bisa memberi kesenangan tersendiri bagi diri.
  8. Disiplin diri, modal besar untuk maju. Dengan disiplin diri, bahkan gunung tinggi pun bisa kita taklukkan.
  9. Menganggarkan waktu dan uang dengan perencanaan yang tepat. Rahasia orang sukses adalah mampu menganggarkan pemasukan dan pengeluaran secara tepat dan cermat. Waktu adalah modal yang dapat diubah menjadi kekayaan yang diinginkan. Waktu bisa dibagi menjadi 3 bagian besar, yaitu tidur, bekerja dan rekreasi. Bagilah secara proporsional.
  10. Menjaga kesehatan fisik dan mental. Kemampuan kompetisi anda sangat bergantung pada kesehatan anda.
  11. Memiliki relasi sosial yang luas. Bergabung dengan orang yang memiliki nilai, tujuan dan minat yang sama, bisa mendukung kegiatan anda. Jika berada dalam kelompok, tidak ada masalah yang terlalu sulit untuk dipecahkan, dan tidak ada cita2 yang terlalu tinggi untuk dicapai. Bekerja dalam tim menimbulkan komitmen kuat untuk kepastian yang sama. Bekerja secara tim tak selalu pekerjaan kantor. Di lingkungan keluarga pun bisa, seperti menjadi panitia pernikahan, di mana semua anggota termasuk anda berusaha untuk satu tujuan ; membuat pesta pernikahan yang sukses.
  12. Memiliki visi yang kreatif. Gunakan imajinasi untuk menetapkan tujuan dan mampu memusatkan pikiran pada satu pokok permasalahan agar dapat menguasainya. Berpikir secara akurat. Pemikir yang cermat akan belajar mempercayai keputusannya sendiri. Berhati-hati pada siapa pun yang mencoba mempengaruhi.
  13. Penghayatan iman. Percaya bahwa berbuat baik pada orang lain akan berdampak positif pada diri anda, meski tak seorang pun melihat perbuatan anda, kecuali Tuhan.

Membawa Masa Depan Ke Hari Ini !!!

Bab 19 dari Buku Becoming A Star ini mengenai tugas seorang pemimpin adalah mendatangkan masa depan ke masa kini, lebih cepat daripada yang mungkin bisa dicapai oleh organisasinya tanpa kepemimpinannya.
Untuk memperbesar kesempatan kita dalam upaya mendatangkan masa depan ke dalam kehidupan profesional dan pribadi kita sedini mungkin, marilah kita menjawab pertanyaan pertanyaan berikut:
“Apakah anda orang masa lalu atau orang masa depan?”
1. Orang masa depan adalah ahli kemungkinan, bila sesuatu belum dicapainya, tetapi pernah dicapai oleh orang lain, maka baginya itu mungkin.
2. Orang masa depan memang pejalan jauh, bila yang diimpikannya itu belum pernah dicapai atau dicoba orang lain, dia justru lebih bersemangat.
3. Orang masa depan melihat dengan jelas apa yang bisa dicapainya dalam gambar mental di pikirannya, itulah yang kita sebut visi.
4. Orang masa lalu adalah orang yang memiliki ingatan yang kuat mengenai kegagalan dan kesulitan di masa lalu, dan menilai kesempatan yang tersedia baginya terlalu sulit, terlalu beresiko, atau tidak mungkin.
5. Orang masa lalu berprinsip biar lambat asal selamat, dan meyakini dan menjalankan pepatah itu tanpa menyadari banyak sekali orang di sekitarnya yang melaju sangat cepat melampauinya dan selamat.
Keselamatan perjalanan hari ini tidak ditentukan oleh cepat atau lambatnya sebuat perjalanan, tetapi terutama disebabkan oleh ketepatan cara yang kita gunakan.
Para bintang di sekitar kita adalah orang orang masa depan yang mempraktekkan masa depan itu, hari ini.
Dengan kesadaran penuh menjadi lebih sederhana, lebih efisien, dan pasti lebih efektif.
Dan tugasnya sebagai pemimpin adalah menyederhanakan kompleksitas dalam proses usahanya saat ini melalui pemikiran sistem dan tindakan teratur, untuk mencapai hasil maksimal dalam batasan-batasan sumberdayanya.

INGIN SUKSES DUNIA DAN AKHIRAT? BERTAHAJUDLAH!

Setiap kita pasti ingin menjadi manusia yang sukses di dunia dan akhirat. Tapi, tahukah Anda jalan mana yang harus ditempuh menuju kesuksesan itu? Bagi Anda yang ingin segera meraih kesuksesan tersebut, tak ada salahnya melakukan satu resep sederhana ini: TAHAJUD.

Inilah beberapa keutamaan tahajud yang bisa membantu Anda meraih kesuksesan itu:
  1. Menjauhkan diri dari kelalaian hati.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa mengerjakan shalat pada malam hari dengan membaca seratus ayat, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang lalai. Dan apabila membaca dua ratus ayat, maka sungguh ia akan dicatat sebagai orang yang selalu taat dan ikhlas.” (Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak).
  1. Dibanggakan Allah di hadapan para malaikat.
Al-Hasan Al-Bashry Rahimahullah mengatakan, “Apabila seorang hamba tidur lalu bangun untuk bersujud, Allah akan menghiasi mereka dengan malaikat. Dia berfirman: ‘Lihatlahpada  hamba-Ku ini, ia beribadah kepada-Ku, merasa senang di sisi-Ku dan dia melakukan sujud.’” (Imam Ahmad, Az-Zuhud).
  1. Hati menjadi lapang dan bahagia.
Atha Al-Khurasani Rahimahullah mengatakan, “Apabila seseorang melakukan qiyaamullail, maka pada waktu paginya akan merasa bahagia. Apabila tidak mengerjakannya, maka di waktu paginya akan menyesal dan hatinya gelisah.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam Al-Lail).
  1. Menyebabkan kemenangan dalam jihad melawan musuh.
Ketika pasukan Romawi kalah melawan umat Islam, Hieraclius bertanya kepada para pasukannya, “Menurut kalian, apa yang menyebabkan kalian kalah?” Seorang tua dari pembesar Romawi menjawab, “Karena mereka mengerjakan shalat pada malam hari dna puasa pada siang hari.” (Ibnu Al-Qoyyim bin Asakir, tarikh Dimasyq, 1:143).
  1. Menyebabkan masuk surga.
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air. Sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orangorang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).” (QS. Adz-Dzariyaat 15-18).

  1. Meringankan lamanya berdiri pada hari kiamat.
Ibnu Abbas ra berkata, ”Barangsiapa yang senang bila lamanya berdiri di hari kiamat diringankan oleh Allah, maka hendaklah ia memperlihatkan dirinya kepada Allah di malam hari dengan sujud dan berdiri mengingat hari akhir.” (Ibnu Jarir Ath-Thabari, tafsir Ibnu Jarir, XXIII:20).
  1. Menghapus kejahatan dan mencegah perbuatan dosa.
Diriwayatkan dari Abu Umamah Al-Bahili ra, ia mengatakan, “Rasulullah SAW bersabda: ‘Hendaklah kalian mengerjakan qiyaamullail, sesungguhnya ia adlah kebiasaan orangorang saleh sebelum kalian, mendekati diri kepada Allah Ta’ala, mencegah perbuatan dosa, menghapus kejahatan dan menangkal penyakit dari badan.’” (Diriwayatkan At-Turmudzi, Al-Hakim)
  1. Menyebabkan doa terkabul.
Diriwayatkan dari Amru bin Abasah ra, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Paling dekatnya Tuhan kepada hamba-Nya adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Bila engkau mampu menjadi orang yang berdzikir (mengingat) kepada Allah pada waktu itu, lakukanlah.” (Diriwayatkan oleh At-Turmudzi).
  1. Mendatangkan kecintaan Allah.
Diriwayatkan dari Abibarda ra, ia mengatakan Rasulullah bersabda: “Ada 3 macam manusia, Allah mencintai mereka, tersenyum kepada mereka dan merasa senang dengan mereka, yaitu salah satunya adalah orang yang memiliki istri cantik serta tempat tidur lembut dan bagus. Kemudian ia bangun malam (untuk shalat), lalu Allah berkata: ‘Ia meninggalkan kesenangannya dan mengingat Aku. Seandainya ia berkehendak, maka ia akan tidur.” (Riwayat Ath-Thabrani).
  1. Menyebabkan muka berkilau dan bercahaya.
Ada orang yang bertanya kepada Hasan Al-Basri ra: “Mengapa orang-orang yang bertahajud di waktu malam memiliki muka yang bagus?” Ia menjawab: “Karena mereka menyendiri bersama Tuhannya pada malam hari, kemudian Allah memberikan kepada mereka sebagian dari cahaya-Nya.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam-Allail).
  1. Menangkal penyakit fisik.
Abu Utsman Al-Khurasan Rahimahullah mengatakan “Qiyaamullail merupakan kehidupan bagi tubuh, cahaya bagi hati, sinar pada penglihatan, dan kekuatan pada anggota tubuh.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaam-Allail).

Selain kesebelas poin di atas, shalat tahajud juga dapat membersihkan jiwa, mendidik jiwa selalu bergantung kepada Allah, menyebabkan kita mendapatkan taufik, pertolongan, dan rahmat-Nya, menjadi penolong di hari kiamat, meringankan beban dan kesulitan besar, serta sejuta keutamaan lainnya.